Lompat ke isi utama
SUMBER : SI HUMAS POLRES MANOKWARI

PENYELESAIAN PERKARA TIDAK HARUS DI MEJA HIJAU

Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT ) sebagai garda terdepan dalam menentukan  suatu laporan atau pengaduan dapat di Proses secara  hukum ( Laporan Polisi ) atau Restorative Justice ( penyelesaian perkara di luar Peradilan ).  hal ini dapat di buktikan dengan beberapa penyelesaian perkara yang di selesaikan secara restorative justice dan  perkara tersebut tergolong kasus berat yang mana pada tanggal 07 Januari tahun 2022 bertempat di pasir putih manggowi telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang di lakukan oleh saudara Frans Cs, kepada saudara  MR, dengan menggunakan satu buah  parang dan balok berukuran  5x5 cm dan panjang 85 cm yang mengakibatkan saudara MR mengalami luka sobek berdiameter pada kepala bagian atas sebelah kanan sehingga pihak yang merasa di rugikan langsung mengadu ke Sentra pelayanan kepolisian Terpadu ( SPKT ) Polres Monokwari,  langsung di respon dan ditangani sesuai prosedur sesuai dengan permintaan pihak yang di rugikan, sehingga proses penyelasaian perkara di lakukan secara Restorative Justice dengan  mengundang pihak terlapor dan pelapor untuk menyelesaikan persoalan tersbut.

 

Kita sebagai manusia yang  mengahadapi berbagai macam karakter pasti kita tidak terlepas dari masalah. baik masalah yang rumit maupun masalah yang mudah.  oleh sebab itu sebagai orang yang beragama,berpendidikan, dan yang berakhlak mulia  mari kita sama-sama mencari solusi untuk menyelesaikan perkara yang sudah terjadi ini. karena tidak semua perkara harus selesai di meja hijau.  yang terpenting dari pada itu adalah,  kedua belah pihak saling mengakui kesalahan dan saling memaaf kan dan berjanji tidak akan merugikan satu sama lain,  ucap Kanit SKPT 1 Polres Manokwari Ipda Rahmat Paborong dalam penyelesaian perkara di maksud. 

 

setelah penyelesaian perkara di maksud  Kanit SPKT Ipda Rahmad Paborong bersama Aipda La ino, dan Briptu Abraham Wanma menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada kedua belah pihak untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban, dan tidak mengkonsumsi minuman keras yang akibatnya akan merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain.

 

Di tambahkanya lagi kata Ipda Rahmad setiap laporan dan pengaduan masyarakat kami sebagai piket SPKT  selalu memilah apakah satu perkara dapat di buatkan Laporan Polisi atau dapat di selesaikkan secara Restoratiive Justice tergantung pokok permasalahan dan tingkat kerumitan dan dampak yang akan terjadi ketika suatu keputusan itu di ambil. 

 

 

 

 

VISI MISI PRESISI


LAPORAN SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT UNIT PELAYANAN SKCK


Berita Polisi Terpopular

logo